Kuota Kemendikbud Untuk Apa Saja

2 min read

Kuota Kemendikbud Untuk Apa Saja

Kuota Kemendikbud Untuk Apa Saja – Kemedikbud sebagai kementrian yang bertanggung jawab di bidang pendidikan sekarang ini memang memang tengah melakukan inovasi-inovasi terbarunya guna menangani situasi covid 19, seperti kita tahu sejak adanya wabah corona ini aktivitas kegiatan belajar mengajar untuk sementara harus di lakukan secara online. Tentu saja itu bertujuan guna memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini, banyak sekali pro dan kontra terkait belajar online ini.

Karena memang untuk bisa belajar online tentu harus mempunyai smartphone android maupun iOS, dan tak hanya itu saja jika sudah punya smartphone juga maka harus memiliki kuota internet agar bisa mengakses serta mengikuti pembelajaran online ini. Maka dari itu Bapak Nadiem Makarim sebagai mentri pendidikan terus berupaya agar kita bisa tetap belajar meskipun dalam situasi pandemi saat ini, keluhan dari pada orang tua murid cepat di tanggapi oleh mas mentri yang milenial ini.

Kemendikbud sebagai instansi resmi yang menangani bidang pendidikan tentunya tak tinggal diam, maka keluarlah sebuah terobosan baru yang di lakukan oleh pak mentri Nadiem yakni dengan membagikan kuota belajar secara gratis. Jadi kuota tersebut di tunjukan bagi mereka para siswa, mahasiswa maupun guru dan dosen yang turut menjalankan kegiatan pembelajaran online tersebut.

Kemendikbud menggandeng semua provider yang ada di dalam negri ini untuk turut berkontribusi dan membantu pemerintah khususnya bidang pendidikan di tengah wabah corona, jadi anda bisa mendapatkan kuota kemendikbud untuk belajar secara online. Kuota tersebut pastinya all operator, karena memang seperti yang sudah kami jelaskan jika providerpun turut bekerjasama dengan kemendikbud untuk membagikan kuota belajar gratis.

Kuota Kemendikbud Untuk Apa Saja?

Yang paling penting anda harus memahami kuota kemdikbud untuk apa saja, atau kuota belajar untuk apa saja. Perlu diketahui kemendibud membagikan kuota ini bukanlah untuk dibagikan kepada mereka bermain sosmed ataupun akses yang tidak-tidak, melainkan hanya untuk kegiatan belajar mengajar saja. Pastikan juga anda haruslah bijak dalam menggunakan kuota ini, bagi yang belum tahu untuk apa saja kuota tersebut? kami jelaskan selengkapnya dibawah ini.

Aplikasi Belajar Online Yang Dapat diakses

  • Aminin
  • Bahaso
  • Cakap
  • Edmodo
  • Ganeca digital
  • Kipin School 4.0
  • Quipper
  • Rumah Belajar
  • Udemy
  • Whatsapp
  • Ayoblajar
  • Birru
  • Duolingo
  • Eduka system
  • Google Classroom
  • Microsoft Education
  • Ruang Guru
  • Sekolah.Mu
  • Zenius

Video Conference Yang Dapat diakses

  • Cisco Webex
  • Zoom
  • Microsoft Teams
  • Google Meet
  • U Meet Me

Situs Yang Dapat diakses

  • aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital
  • guruberbagi.kemdikbud.go.id
  • buku.kemdikbud.go.id
  • bse.kemdikbud.go.id
  • elearning.gurudaringmilenial.id
  • bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id
  • cambridgeenglish.org
  • indihomestudy.com
  • kelaspintar.id
  • mejakita.com
  • pijarmahir.id
  • rumahbelajar.id
  • icando.co.id
  • infomedia.co.id
  • lms.seamolec.org
  • melajah.id
  • pijarsekolah.id
  • suaraedukasi.kemdikbud.go.id
  • www.indonesiax.co.id
  • setara.kemdikbud.go.id
  • tve.kemdikbud.go.id
  • www.wekiddo.com

Bantuan Kuota Belajar Kemendikbud

Untuk bantuan kuota belajar dari kemendikbud itu sendiri dilakukan bertahap yakni dari bulan september hingga bulan november 2020, seperti yang dilansir dari website resmi kemendikbud berikut ini rinciannya.

Bulan September

  • Tahap pertama yakni tanggal  (22 – 24 September 2020)
  • Tahap yang kedua yakni tanggal (28 – 30 September 2020)

Bulan Oktober

  • Tahap pertama yakni tanggal (22 – 24 Oktober 2020)
  • Tahap kedua yakni tanggal (28 – 30 Oktober 2020)

Bulan November

  • Tahap pertama yakni tanggal (22 – 24 November 2020)
  • Tahap kedua yakni tanggal (28 – 30 November 2020)

Jenis Bantuan Kuota Kemendikbud

Seperti yang kami lansir dari kompas jika terdapat dua jenis bantuan kuota yakni kuota biasa / reguler dan kuota belajar, menurut kepala biro humas kemendikbud Evie mulyani menjelaskan bahwa kemendikbud bertujuan untuk membagi kedalam dua jenis kuota. Tentu saja ini dilakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan kuota tersebut, sehingga pembagian kuota belajar jauh lebih banyak dibandingkan kuota umum.

Dimana setiap peserta didik dari mulai PAUD, SD, SMP, SMA, Universitas dan juga tegara pengajarnya hanya mendapatkan 5 GB saja untuk kuota umum, berikut ini rincian lengkapnya.

Peserta Didik PAUD

  • Kuota umum : 5G
  • Kuota Belajar : 15 GB
  • Total bantuan kuota kemendikbud yakni 20 GB / Bulan

Peserta Didik SD, SMP dan SMA

  • Kuota Umum : 5 GB
  • Kuota Belajar 30 GB
  • Total Bantuan Kuota Kemendikbud 35 GB / Bulan

Mahasiswa dan Dosen

  • Kuota Umum : 5 GB
  • Kuota Belajar : 45 GB
  • Total Bantuan Kuota Kemendikbud 50 GB / Bulan

Tenaga Pengajar PAUD, SD, SMP dan SMA

  • Kuota Umum : 5 GB
  • Kuota Belajar : 37 GB
  • Total Bantuan Kuota Kemendikbud 42 GB / Bulan

Perbedaan Kuota Umum dan Kuota Belajar

Mungkin masih banyak yang belum tahu tentang perbedaan kuota umum / reguler dengan kuota belajar, perlu kami jelaskan disini jika kuota umum yakni kuota reguler yang bisa anda gunakan untuk mengakses seluruh aktivitas internet baik itu sosial media, youtube, browsing dan hal yang lainnya di internet.

Sedangkan untuk kuota kemendikbud yakni sebuah kuota belajar yang sengaja di bagikan oleh kemendikbud kepada mereka yang masih mengikuti belajar secara online baik itu siswa, mahasiswa maupun tenaga pengajar, sehingga kegunaannya pun tentu saja untuk mengakses aplikasi maupun website untuk kegiatan pembelajaran online saja.

Baca juga : Aplikasi Edukasi Tri Kuota Belajar Online Gratis

Kesimpulan

Itulah tadi ulasan tentang kuota kemendikbud untuk apa saja, sekarang anda sudah tahu jika memang kuota belajar yang di bagikan kepada seluruh siswa, mahasiswa, guru dan dosen ini tentunya untuk turut mendukung pembelajaran online di tengah pandemi ini. Tentu saja kita semua berharap pandemi covid 19 cepat berlalu, dan aktivitas kegiatan belajar mengajar normal seperti sedia kala. Amiin

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *